Wali Kota serta Wakil Wali Kota Bekasi, Karunia Effendi serta Tri Adhianto Tjahyono memiliki program prioritas dalam 100 hari pertama menjabat kepala daerah. Ada 45 program favorit yang akan selekasnya direaliasasikan selesai pelantikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Kamis (20/9).
"Dalam 100 hari kerja pertama, ada 45 program favorit yang direaliasasikan di semasing kecamatan,"tutur Karunia Effendi, Jumat (21/9). Pria yang akrab dipanggil Pepen ini menyampaikan, beberapa program favorit itu salah satunya peresmian mal pelayan publik (MPP) di Kecamatan Pondokgede.
Baca Juga : KM Lawit dan Jadwal KM Lawit
"Program 100 hari kerja pertama, kami turun ke kelurahan serta kecamatan. Di Kecamatan Pondokgede yang selekasnya direaliasasikan ialah mal service publik di Pondokgede telah siap beroperasi," katanya.
Menyusul pembentukan MPP di sejumlah kecamatan lainnya dengan setahap. "Akan ada lima MPP di Kota Bekasi, dibuat dengan setahap," tuturnya.
Diluar itu, katanya, kunjungan kerja ke lokasi tetangga Kota Bekasi seperti Pemerintah Propinsi DKI, mengulas sampah Bantargebang, pengaturan lokasi. "Kunjungan ke Gubernur DKI buat MoU (nota kesepakatan) baru untuk mengulas pengaturan lokasi, perbatasan, ulas sampah Bantargebang. Juga ke Bogor, lokasi partner," jelasnya.
Diluar itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan mengulas kembali pembelahan asset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) pada PDAM Tirta Patriot punya Pemkot Bekasi dengan PDAM Tirta Bhagasasi punya Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Baca Juga : Jadwal Kapal KM Lawit dan KM Tatamailau
Gagasan pembelahan asset ke-2 perusahaan, sampai sekarang belumlah kunjung selesai dikerjakan pembelahan. "Kami meminta baik-baik untuk pembelahan asset. Saat ini tinggal kerelaan Bupati Bekasi untuk pisahlah. Sahamnya berapakah? Apa pembagian 55% serta 45%. Bupati tinggal lapor ke DPRD Kabupaten Bekasi, wali kota juga lapor ke DPRD Kota Bekasi, tuntas," tuturnya.
Seharusnya, pembelahan asset ke-2 PDAM ini tidak temukan jalan buntu serta bisa dituntaskan selekasnya jika ada kemauan dari Bupati Bekasi. "Tidak ada permasalahan sebetulnya, cuma keikhlasan saja. Ini kan saham perusahaan daerah," katanya.
Jika nyatanya asetnya semakin banyak di Kota Bekasi, kata Pepen, bermakna Pemerintah Kabupaten Bekasi terasa rugi. "Jika keadaan semacam itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi nombok (rugi), kan Pemkot Bekasi dapat beli asset itu (supaya Pemkab Bekasi tidak rugi)," katanya.
Baca Juga : Jadwal KM Tatamailau dengan Jadwal Kapal KM Tatamailau
Ada banyak lagi program favorit yang mesti direalisasikan dalam 100 hari kerja pertama kepala daerah Karunia Effendi serta Tri Adhianto. Pada Jumat siang, kepala daerah periode 2018-2023 ini akan membacakan visi misi di depan anggota DPRD Kota Bekasi yang diskedulkan pada jam 13.00 WIB. Awal mulanya, beberapa ribu aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Bekasi bersama dengan dengan penduduk serta pelajar menyongsong kehadiran Karunia serta Tri, di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (20/9) malam.
No comments:
Post a Comment