Thursday, August 23, 2018

Menhub Minta 120 PO di Pulogebang Terapkan Sistem Tiket Daring

Kementerian Perhubungan (Kemhub) memohon 120 perusahaan otobus (PO) yang beroperasi lewat Terminal Pulogebang, Jakarta memadukan skema penjualan ticket busnya ke skema on-line (dalam jaringan/daring) yang dikoordinasikan oleh Organisasi Angkutan Darat (Organda).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan, penjualan ticket bus dengan skema on-line ini bisa tingkatkan service pada beberapa calon penumpang bus. Diluar itu, daya saing Terminal Pulogebang dapat juga terangkat bersamaan dengan hadirnya service yang mencukupi.

Baca Juga : KM Kelud dengan Harga Tiket KM Kelud

"Sekarang ini baru 20 PO yang tergabung. Saya harap semua 120 PO memadukan ke skema on-line," jelas Budi Karya waktu mengevaluasi service ticket on-line di Terminal Pulogebang, Minggu (4/3).

Walau demikian, dia mengaku, skema ticket on-line dengan memakai vending machine ini butuh diperbaiki kapasitasnya. Masalahnya mesin itu masih tetap memerlukan waktu lama untuk cetak ticket. Dari laporan yang di terima, pemicu lamanya proses di mesin itu karena koneksi internet yang tidak konstan.

"Minggu kedepan, saya akan kesini lagi untuk pastikan skema ini telah berjalan dengan baik. E-ticketing mesti berjalan bagus supaya beberapa PO ingin masuk," tambah bekas direktur utama PT Angkasa Pura Ii itu.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal KM Kelud dengan KM Kelimutu

Budi memberikan, aplikasi skema penjualan ticket bus on-line dikoordinasikan oleh Organda yang bekerja bersama dengan beberapa pihak. Jika skema itu berjalan baik di Terminal Pulogadung, maka dapat di kembangkan ke terminal-terminal lainnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPP Organda Adrianto Djokosoetono mengutarakan, skema penjualan ticket on-line ini telah dirintis semenjak setahun kemarin. Tidak ada dana APBN dianggarkan untuk wujudkan skema ini serta vending machine yang digunakan datang dari Korea Selatan.

Simak Juga : Jadwal KM Kelimutu dengan Jadwal Kapal KM Kelimutu

Tidak hanya di Terminal Pulogebang, jelas Adrianto, skema ini juga diaplikasikan di Terminal Tirtonadi, Surakarta. "Kurun waktu dekat akan kami usahakan di enam terminal yang lain supaya ada vending machine. Sekarang ini telah ada seputar 20-an PO serta kami dorong selalu supaya PO yang lain ingin memadukan penjualan tiketnya dalam skema ini," papar Adrianto.

No comments:

Post a Comment