Tuesday, August 28, 2018

Laporan dari Rusia: Sobekan Tiket Angkot dari Kenek Perempuan

Skema transportasi publik di Rusia, tuan-rumah Piala Dunia 2018, cukuplah komplet. Di kota-kota besar, seperti Moskow, Yekaterinburg, serta Kazan, ada jaringan bus, trolleybus alias bus listrik, trem, serta kereta bawah tanah. Di kota-kota kecil, ada jaringan bus-bus kecil memiliki 15-30 orang.

Walau moda transportasinya bermacam, angkutan perkotaan (angkot) di Rusia mempunyai tarif yang sama. Biaya angkot di Moskow 2x lipat tambah mahal di banding di kota-kota lainnya. Sekali naik, 55 rubel. Di Yekaterinburg, tarif angkot 28 rubel. Sedang di Kazan tambah murah: 25 rubel.

Baca Juga : Kapal Jakarta Padang dan Harga Tiket Kapal Jakarta Padang

Walau termasuk murah, kenaikan tarif angkot sering diterima negatif. Saya ingat, saat masih tetap tinggal di Yekaterinburg, biaya transportasi masih tetap 18 rubel. Kenaikan tarif sebesar 10 rubel itu juga menjadi pembicaraan dimana saja.

Beberapa pemakai angkutan umum umumnya memakai kartu berlangganan untuk membayar biaya. Beberapa pemakai angkot teratur pilih kartu berlangganan bulanan yang jelas tambah lebih murah daripada membayar eceran. Kartu berlangganan ini umumnya dapat digunakan untuk 3-4 moda sekaligus juga. Beberapa pelajar serta pensiunan, dengan tunjukkan jati diri status mereka, dapat mendapatkan cost yang tambah murah lagi untuk kartu berlangganan bulanan ini.

Baca Juga : Jadwal Kapal Jakarta Padang dengan Kapal Jakarta Semarang

Bila Anda ialah pendatang serta cuma beberapa waktu tinggal di kota spesifik di Rusia, ada pilihan kartu transportasi “ketengan” dengan hitungan harian atau jumlahnya frekwensi pemakaian transportasi. Walau demikian, laku juga skema “membayar di atas”. Berarti, bila tidak mempunyai kartu transportasi, penumpang bisa membayar tarif perjalanannya ke kondektur alias kenek angkot yang sejumlah besar ialah wanita.

Beberapa kondektur akan memberi bukti bayar berbentuk secarik kertas kecil. Dalamnya ialah nomer angkot, nama perusahaan operator, serta tanggal perjalanan hari itu. Walau hanya berbentuk sobekan kertas, bukti bayar ini mesti disimpan baik-baik saat menaiki angkot itu. Penumpang bahkan juga mesti memohon tiketnya bila kondektur lupa memberinya.

Karena, di perjalanan, sering ada pengawasan mendadak dari petugas transportasi. Bila penumpang ketahuan tidak mempunyai ticket, dia dapat terkena denda yang banyaknya sampai 3.000 rubel atau seputar Rp 700 ribu. Ada peluang juga di turunkan di dalam jalan.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Jakarta Semarang dengan Jadwal Kapal Jakarta Semarang

Tentunya ada banyak penumpang nakal yang tidak membayar ticket. Terpenting bila mereka hanya meniti jarak dekat, dua atau tiga halte, serta penumpang angkot kebetulan tengah padat hingga kondektur kesusahan bermanuver didalam bus untuk menagih ongkosnya.

No comments:

Post a Comment