Airnav Indonesia mengatakan mengajukan extra flight (penerbangan penambahan) angkutan lebaran 2018 ditutup pada 25 Mei. Ada batas waktu supaya pengelola navigasi penerbangan itu bisa berencana alokasi slot dengan sebaik-baiknya hingga jamin kelancaran moda transportasi hawa pada saat angkutan lebaran, Juni yang akan datang.
Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Riyanto mengungkapkan, salah satunya ketidaksamaan yang dikerjakan Airnav Indonesia untuk melawan angkutan lebaran tahun ini ialah membuat prinsip bersama dengan dengan beberapa stakeholder perhubungan hawa tentang rencana extra flight.
Simak Pula : KA Sawunggalih Utama dan Harga Tiket KA Sawunggalih Utama
"Saat ini kami telah prinsip dengan maskapai serta yang lain jika extra flight akan kami kelola dengan sebaik-baiknya. Kami telah setuju jika tanggal 25 Mei, extra flight ini akan ditutup. Berarti agar kami dapat berencana dengan pas serta baik," jelas Novie di Jakarta, belakangan ini.
Menurutnya, awal mulanya beberapa operator penerbangan dapat ajukan slot penambahan di saat-saat akhir mendekati pelaksanaan waktu angkutan lebaran. Dengan semacam itu, Airnav tidak miliki waktu cukuplah untuk meratakan slot ke jam yang lebih kosong untuk lebih mengawasi tingkat keselamatan.
"Contoh di Bandara Soekarno Hatta, kami tidak ingin kelak penerbangan penambahan ini menumpuk di satu titik hingga, katakanlah pada jam 7 pagi, jadi 83 gerakan /jam. Menjadi kelak fix serta dapat diratakan," tutur Novie.
Simak Juga : Jadwal KA Sawunggalih Utama dan KA Sembrani
Dengan alokasi yang pastinya, jelas Novie, karena itu pihaknya dapat juga mengkoordinasikan dengan pengelola bandara, jika diperlukan, untuk buka bandara-bandara tujuan lebih lama. "Menjadi bandara-bandara yang jadi tujuan ini kami koordinasikan dengan sebaik-baiknya hingga penduduk akan terlayani dengan optimal," tambah Novie.
Dia memprediksi, dengan lihat trend beberapa tahun paling akhir, perkembangan gerakan pesawat pada saat angkutan lebaran 2018 tumbuh seputar 10%. Akan tetapi untuk perhitungan lebih detil, pihaknya masih tetap menanti kepastian mengajukan slot maskapai yang ditutup pada 25 Mei.
Selain itu, pengamat penerbangan Alvin Lie menilainya, persiapan angkutan lebaran tahun ini yang dikerjakan Airnav lebih baik dibanding awal mulanya. Airnav tampak lebih transparan serta ikut menyertakan stakeholder dalam pemungutan ketetapan.
"Kami memandangnya dari segi service publik, baik itu airline ataupun pemakai layanan penerbangan. Saya meyakini beberapa langkah ini lebih jamin ketepatan waktu dan kurangi munculnya kericuhan bila berlangsung delay," tutur Alvin yang juga anggota Ombudsman RI itu.
Simak Juga : Harga Tiket KA Sembrani dengan Jadwal KA Sembrani
Diluar itu, Alvin memiliki pendapat, ada batas waktu mengajukan slot juga memang dibutuhkan karena jika sangat dekat dengan tanggal pelaksanaan penerbangan, karena itu Airnav kesusahan untuk bikin rencana.
"Saya lihat memang tanggal 25 Mei ini memberi waktu yang cukuplah buat Airnav serta regulator memberi izin, buat pengelola bandara juga menyiapkan diri, serta tidak kalah pentingnya untuk airline untuk dapat jual ticket extra flight," tandas Alvin.
No comments:
Post a Comment